Stone jumping

HILIMONDREGERAYA

Desa besar Hilimondregeraya menampilkan 130 rumah tradisional bergaya Selatan yang terbentang rapi dari gerbang desa hingga ke bukit.

Desa Hilimondregeraya merupakan salah satu desa tradisional terbesar di Nias Selatan terletak 9 Km dan dengan jarak tempuh 30 menit dari Pusat Kota Teluk Dalam. Di desa Hilimondregeraya ini terdapat 130 rumah adat tradisional khas Nias Selatan yang berjejer rapi dari gerbang desa hingga Omo Sebua.

Jika ingin mencari Desa tradisional yang tenang, nyaman dan ramah kepada pengunjung maka desa Hilimondregerayalah jawabannya. Untuk menjangkau desa ini kita melawati perbukitan yang masih hijau dengan pemandangan yang indah di kiri kanannya. Satu hal yang sangat spesial dan berkesan saat berkunjung ke desa Hilimondregeraya ini adalah keramahan penduduknya sejak kita turun dari kendaraan di gerbang desa hingga di ujung desa tempat lompat batu dan Omo Sebua (Rumah Raja) berada. Jarak dari gerbang desa ke Omo Sebua ± 350 meter melewati jalan desa yang terbuat dari bebatuan alam yang disusun dengan rapi. Sebagai desa adat, masyarakat desa memberlakukan peraturan untuk tidak mengendarai kendaraan di sepanjang jalan desa baik kepada pengunjung maupun kepada masyarakat desanya sendiri. Di kiri kanan jalan kita bisa melihat para penduduk dan anak-anak melakukan kegiatan sehari-harinya. Pengunjung juga bisa bertamu ke rumah-rumah adatnya dan berinteraksi langsung para pemilik rumah yang ramah dan terkesan malu-malu.


Pola perkampungan di desa ini berbentuk U dan di depan Omo Sebua-nya terdapat batu yang biasa digunakan untuk pertunjukan lompat batu yang merupakan ciri khas dan a must see attraction di Nias Selatan.

Desa Hilimondregeraya ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Onolalu, Kabupaten Nias Selatan. Dari Pusat Kota Gunungsitoli memiliki jarak 128 Km atau dengan jarak tempuh ± 3 jam.