TURELOTO BEACH

Salah satu pantai yang wajib di kunjungi saat wisata ke Pulau Nias adalah Pantai Tureloto yang terletak di Desa Balofadorotuho, Kecamatan Lahewa.

Salah satu pantai yang wajib di kunjungi saat wisata ke Pulau Nias adalah Pantai Tureloto yang terletak di Desa Balofadorotuho, Kecamatan Lahewa – Nias Utara. Seringkali orang menyebutnya sebagai Laut Mati-nya Indonesia yang menurut ulasan beberapa media air laut di pantai ini memiliki kadar garam yang tinggi sehingga orang bisa mengapung di sana. Sekalipun sebenarnya bukan karena kadar garamnya yang tinggi yang membuat orang bisa mengapung melainkan karena posisi lautnya yang berada di teluk serta gugusan karang yang berjarak 400 meter dari pinggir pantai sehingga membentuk laguna dan membuat air lautnya terbebas dari gelombang besar sehingga orang bisa dengan mudah mengapung di sana. Di laut manapun orang bisa mengapung selama bisa mengatur pola pernafasannya saat berada di atas air.

Pantai Tureloto ini merupakan pantai yang unik dan sangat spesial karena kumpulan terumbu karang bentuk otak yang muncul di permukaan laut yang terbentuk setelah gempa bumi melanda Pulau Nias tahun 2005 yang lalu, dimana daratan di sisi utara Pulau Nias naik sehingga karang-karang yang awalnya terendam air laut ini terpapar hingga 300 meter dari garis pantai sebelumnya.

Pantai ini menjadi tempat liburan favorit bagi masyarakat lokal yang biasanya ramai dikunjungi di akhir pekan. Selain aman untuk berenang karena lautnya yang tenang dan memilki pasir dasar laut yang putih lembut, air lautnya juga jernih sebening kristal serta berwarna biru tosca dari kejauhan. 400 meter dari pinggir pantai terdapat gugusan karang yang bisa dijangkau dengan menyewa boat nelayan yang tersedia di sana, pengunjung bisa snorkeling sambil menikmati terumbu karang yang indah dengan kumpulan ikan karang dengan ragam ukuran dan warna. Bagi yang tidak bisa berenang, bisa juga bermain pasir di sana sambil melihat ikan – ikan kecil di sela karang atau sambil menyaksikan gerombolan burung camar laut yang bertengger di atas karang atau berterbangan sambil berburu makananan. Setiap hari Sabtu dan Minggu pengunjung bisa menikmati ikan bakar, bakso atau mie sop yang memiliki cita rasa yang khas. Jika ingin menikmati lemang yang gurih, para pengunjung bisa membelinya sebelum sampai di Tureloto. Terdapat penjual lemang di tepi jalan lewat jembatan sebelum sampai di pusat kecamatan Lahewa.


Selain untuk rekreasi, Pantai Tureloto juga menjadi salah satu spot favorit bagi para pencinta fotografi. Gugusan karang bentuk otak dan air laut berwarna biru tosca-nya membentuk foreground yang indah dan background yang eksotis, sunrise juga bisa disaksikan langsung dari pantai ini karena posisinya yang menghadap matahari terbit.

Pantai Tureloto ini berjarak sejauh 63 km dari Pusat Kota Gunungsitoli atau bisa ditempuh selama ± 2 jam perjalanan.